Kota Wisata Yogyakarta New Normal

RECENT POST



Objek Wisata : Perempatan 0Km Yogyakarta.
Photo by : @bansmarwanto (Instagram).

Hai Indonesia !!
Pandemi Covid 19 (Virus Corona) yang melanda hampir di seluruh Dunia termasuk Indonesia, telah mengguncang berbagai sektor bisnis termasuk sektor pariwisata tentunya. Akibat virus yang menyebar dari Wuhan, Tiongkok ini, kunjungan wisata ke kota Yogyakarta perlahan menurun dan bahkan pihak Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta menutup beberapa destinasi wisata di DIY seperti Benteng Vredeburg, Museum Perjuangan, Museum Sandi, Museum Sudirman, dan Istana Kepresidenan.
Setelah hampir 5 bulan menghadapi ketidak pastian akhirnya Pemerintah Republik Indonesia memutuskan untuk menerima keberadaan Virus Cororna dan menghimbau masyarakat untuk melanjutkan hidup dengan cara baru (Protokoler) yang diistilahkan New Normal. Menanggapi keputusan pemerintah, tentunya dunia pariwisata juga akan masuk pada tatanan kehidupan baru (New Normal), yang harus mengacu pada protokol kesehatan, kebersihan, keamanan untuk wisatawan. Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta segera melakukan berbagai persiapan yang meliputi, pembersihan destinasi wisata, perbaikan fasilitas, penambahan fasilitas kebersihan, penyediaan fasilitas cuci tangan, dan membuat model reservasi untuk destinasi wisata agar saat nanti destinasi wisata dibuka tetap ada jaga jarak (fisical distancing).

Terkait waktu pembukaan destinasi wisata, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta masih menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY dan Pemda DIY. Saat ini DisPar memastikan persiapan untuk pembukaan wisata berjalan lancar sehingga nantinya jika sudah dibuka semua destinasi wisata termasuk SDM siap menyambut wisatawan.Namun khusus wisata Candi, Direktur utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan & Candi Ratu Boko (Persero) Edy Setijono mengatakan akan membuka kembali destinasi wisata taman candi sekitar (tanggal) 8 Juni 2020. pembukaan kembali taman wisata candi ini akan memerhatikan imbauan dari pemerintah pusat khususnya dari Kementerian BUMN dengan menerapkan protokol COVID-19.
Suasana damai berbudaya di Jogja semoga akan segera dapat kita nikmati kembali karena hasrat ingin piknik itu sungguh terlalu dan badai pasti berlalu
...
...